Selasa, 18 Februari 2014

[FF | Chapter | Horror-Sad] Ghost in My life Chapter 2 #Teror

Chapter 2 #Teror
Title : Ghost in My Life
Genre : horor, sad, school life
Cast : "aku", LuHan
Author : Khalistaengoo (@GGtaeng_jjang, @khalistafm_)
Length : Chapter
Disclaimer : this story is mine. Don't copy
NB :
-Don't Be silent readers!!
-Repost?? like+ijin+sertakan credit yg lengkap
Happy Reading^^!!

Kubuka mataku perlahan, aku fokuskan pandanganku untuk melihat sekelilingku. Terlihat Luhan sdg menemaniku
"Luhan, eo.. eodiya??" tanyaku lirih mencoba untuk duduk
"(namamu), skrg kau ada dikamar apartemenmu. Tadi kau pingsan stelah membaca sms. Ini aku buatkan bubur ayam, dari tadi kau belum makan" ujar Luhan sambil menyuapiku
"Luhan, aku takut. Maukah kau menemaniku tidur malam ini??" tanyaku
"A apa?? Disini?? Tapi..."
"tenang, kau tinggal menarik bagian bawah sofa itu. Kau bisa tidur disitu. Aku sungguh ketakutan. Jebaaal" ujarku memotong ucapan Luhan
"baiklah" Luhan memelukku. Pelukannya membuatku tenang
"Bau apa ini?? Kau belum mandi ya??" ucapku menutup hidung mengejek
"Enak saja, aku sdh mandi sblum membuatkan bubur tadi. Kau yg belum mandi. Lekas mandi!" Luhan membantuku bangun. Aku pun segera mandi
Saat aku mandi, tiba tiba lampu kamar mandi 'berkedap-kedip'
"Yaak!! Luhaan-ah, jangan memainkan tombol lampunyaa!!" Luhan tak menjawab. Lampu ttp berkedap kedip
"Luhan, ini tak lucu!!" aku hampir menangis. Aku percepat mandiku hingga selesai. Saat aku bercermin, terlihat sosok yeoja dibelakangku. Spontan aku menjerit dan keluar dr kamar mandi
"(namamu), kau kenapa?? Wajahmu pucat sekali. gwenchana??" tanya Luhan
"aku, aku melihat sosok perempuan dikamar mandi. Dan lampu kamar mandi berkedap kedip. Apa kamu yg memainkan tombol lampunya??" ujarku ketakutan
"Annieyo!! dari tadi aku menonton TV. Duduklah, ceritakan padaku apa yg sebenarnya terjadi. Apa ada hubungannya dgn sms itu??" aku terkejut mendengar pertanyaan Luhan, apa dia membuka ponselku dan melihat pesannya??
"Maaf aku membuka smsmu. Karena ada 9 pesan masuk dr nmr yg tak dikenal" lanjut Luhan memberi ponselku. Aku melihat pesan itu

From : 010-546-XXX
HIDUPMU TAK AKAN DAMAI!!!

"Siapa yg menerorku?? Ada dendam apa dgnku?? Tuhaan!!!" Batinku. Tak terasa airmata mengalir dari sudut mataku
"(namamu), kenapa kau menangis?? Aku janji akan membantumu menyelesaikan masalah ini. Sudah, stop menangis. Cantiknya hilang" Luhan mengusap airmataku, dia mencoba untuk menghiburku. Tiba-tiba hujan turun deras, terdengar suara petir menggelegar. Kilat memantulkan cahayanya dikaca jendela. Terlihat bayangan hitam disana yg menggambarkan sosok yg besar dan tinggi. Spontan aku menjerit dan memeluk Luhan, aku menangis dipelukannya. Aku tdk berani melihat jendela lagi. Dia mencoba menenangkanku
"Luhan, aku takut. Jebaal, tolong jgn tinggalkan aku sendiri" aku masih memeluk Luhan erat
"Ne, aku akan disini menemanimu" Luhan membalas pelukanku, erat. Aku memberanikan diri untuk melihat sekelilingku. Kilatan cahaya meneringi seisi ruang. Perempuan misterius itu muncul lagi disudut ruangan. Luhan yg tak takut dgn hantu kembali mendekapku erat.
"(namamu)..." terdengar suara lirih memanggilku
"Lu, apa kau yg memanggilku??" tanyaku
"Anio!! dari tadi aku diam saja" ujar Luhan. Mataku terasa berat untuk dibuka
"Jika kau merasa mengantuk, tidurlah dibahuku" lanjut Luhan, aku pun tertidur dibahunya.
-
-
-
Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka sendiri, terlihat sosok yeoja membawa pisau tajam berlumuran darah datang menghampiri kami, seluruh tubuhnya berlumuran darah dan wajahnya sdh hancur. Dia berkata dgn suara yg mengerikan
"KAU AKAN MATIII!!! HIDUPMU TAK AKAN TENANG, (namamu)!!!"
"aaaaahhh, jebal jgn ganggu aku, jangan, jangaaaaaan" aku berteriak, dan aku terbangun dr tidurku. Ternyata itu hanya mimpi. Aku masih shock melihat kejadian td malam. Aku tak kuat menggerakkan kakiku, badanku masih lemas
"(namamu), kau tak apa?? Kebetulan hr ini libur. Kau istirahat saja, aku yg akan buatkan sarapan dan membersihkan apartemen ini" ucap Luhan sambil menggendongku ke tempat tidur
"Gomawo, Lu!! Kau shbt yg sangat baik. Tapi, aku ingin bersantai dibalkon" aku beranjak dr tempat tidur. Dan aku pergi menuju balkon. Saat aku lihat kebawah, terdapat seorang yeoja paruh baya. Mengenakan baju putih, tubuhnya bersinar. Aku terkejut saat tau siapa dia, dia eommaku. Aku merasa ada yg perasaan mengganjal dihatiku, aku khawatir terjadi apa apa dgn eomma disana.. Eomma tersenyum kpdku seakan berkata bahwa aku harus menjaga diri baik-baik. Aku balas senyumannya. Samar-samar aku melihat eomma. Dia menghilang dr pandanganku. Tuhan, pertanda apa ini??
Perasaan rindu muncul dihatiku, aku rindu orangtuaku. Aku rindu belaian kasih sayang mereka. Aku butuh perlindungan mereka. Selama ini orangtuaku tak tau apa yg aku alami selama ini
"Tuhan, lindungi orang tuaku!!" aku berdoa dlm hati
-tbc-
kritik da saran kalian sangat dibutuhkan
gamssa!!!


Tidak ada komentar: