Chapter 2 #Teror
Title : Ghost in
My Life
Genre : horor, sad, school life
Cast :
"aku", LuHan
Author :
Khalistaengoo (@GGtaeng_jjang, @khalistafm_)
Length : Chapter
Disclaimer : this
story is mine. Don't copy
NB :
-Don't Be silent
readers!!
-Repost??
like+ijin+sertakan credit yg lengkap
Happy Reading^^!!
Kubuka
mataku perlahan, aku fokuskan pandanganku untuk melihat sekelilingku. Terlihat
Luhan sdg menemaniku
"Luhan,
eo.. eodiya??" tanyaku lirih mencoba untuk duduk
"(namamu),
skrg kau ada dikamar apartemenmu. Tadi kau pingsan stelah membaca sms. Ini aku
buatkan bubur ayam, dari tadi kau belum makan" ujar Luhan sambil
menyuapiku
"Luhan,
aku takut. Maukah kau menemaniku tidur malam ini??" tanyaku
"A
apa?? Disini?? Tapi..."
"tenang,
kau tinggal menarik bagian bawah sofa itu. Kau bisa tidur disitu. Aku sungguh
ketakutan. Jebaaal" ujarku memotong ucapan Luhan
"baiklah"
Luhan memelukku. Pelukannya membuatku tenang
"Bau
apa ini?? Kau belum mandi ya??" ucapku menutup hidung mengejek
"Enak
saja, aku sdh mandi sblum membuatkan bubur tadi. Kau yg belum mandi. Lekas
mandi!" Luhan membantuku bangun. Aku pun segera mandi
Saat aku mandi,
tiba tiba lampu kamar mandi 'berkedap-kedip'
"Yaak!!
Luhaan-ah, jangan memainkan tombol lampunyaa!!" Luhan tak menjawab. Lampu
ttp berkedap kedip
"Luhan,
ini tak lucu!!" aku hampir menangis. Aku percepat mandiku hingga selesai.
Saat aku bercermin, terlihat sosok yeoja dibelakangku. Spontan aku menjerit dan
keluar dr kamar mandi
"(namamu),
kau kenapa?? Wajahmu pucat sekali. gwenchana??" tanya Luhan
"aku,
aku melihat sosok perempuan dikamar mandi. Dan lampu kamar mandi berkedap
kedip. Apa kamu yg memainkan tombol lampunya??" ujarku ketakutan
"Annieyo!!
dari tadi aku menonton TV. Duduklah, ceritakan padaku apa yg sebenarnya
terjadi. Apa ada hubungannya dgn sms itu??" aku terkejut mendengar
pertanyaan Luhan, apa dia membuka ponselku dan melihat pesannya??
"Maaf
aku membuka smsmu. Karena ada 9 pesan masuk dr nmr yg tak dikenal" lanjut
Luhan memberi ponselku. Aku melihat pesan itu
From : 010-546-XXX
HIDUPMU TAK AKAN
DAMAI!!!
"Siapa yg menerorku??
Ada dendam apa dgnku?? Tuhaan!!!"
Batinku. Tak terasa airmata mengalir dari sudut mataku
"(namamu),
kenapa kau menangis?? Aku janji akan membantumu menyelesaikan masalah ini.
Sudah, stop menangis. Cantiknya hilang" Luhan mengusap airmataku, dia
mencoba untuk menghiburku. Tiba-tiba
hujan turun deras, terdengar suara petir menggelegar. Kilat memantulkan
cahayanya dikaca jendela. Terlihat bayangan hitam disana yg menggambarkan sosok
yg besar dan tinggi. Spontan aku menjerit dan
memeluk Luhan, aku menangis dipelukannya. Aku tdk berani melihat jendela lagi. Dia mencoba menenangkanku
"Luhan,
aku takut. Jebaal, tolong jgn tinggalkan aku sendiri" aku masih memeluk
Luhan erat
"Ne,
aku akan disini menemanimu" Luhan membalas pelukanku, erat. Aku memberanikan diri untuk melihat
sekelilingku. Kilatan cahaya meneringi seisi ruang. Perempuan misterius itu
muncul lagi disudut ruangan. Luhan yg tak takut dgn hantu kembali mendekapku
erat.
"(namamu)..."
terdengar suara lirih memanggilku
"Lu,
apa kau yg memanggilku??" tanyaku
"Anio!!
dari tadi aku diam saja" ujar Luhan. Mataku
terasa berat untuk dibuka
"Jika
kau merasa mengantuk, tidurlah dibahuku" lanjut Luhan, aku pun tertidur
dibahunya.
-
-
-
Tiba-tiba
pintu kamar mandi terbuka sendiri, terlihat sosok yeoja membawa pisau tajam
berlumuran darah datang menghampiri kami, seluruh tubuhnya berlumuran darah dan
wajahnya sdh hancur. Dia berkata dgn suara yg mengerikan
"KAU
AKAN MATIII!!! HIDUPMU TAK AKAN TENANG, (namamu)!!!"
"aaaaahhh,
jebal jgn ganggu aku, jangan, jangaaaaaan" aku berteriak, dan aku
terbangun dr tidurku. Ternyata itu hanya mimpi. Aku masih shock melihat kejadian td malam. Aku tak kuat
menggerakkan kakiku, badanku masih lemas
"(namamu),
kau tak apa?? Kebetulan hr ini libur. Kau istirahat saja, aku yg akan buatkan
sarapan dan membersihkan apartemen ini" ucap Luhan sambil menggendongku ke
tempat tidur
"Gomawo,
Lu!! Kau shbt yg sangat baik. Tapi, aku ingin bersantai dibalkon" aku
beranjak dr tempat tidur. Dan aku pergi menuju balkon. Saat aku lihat kebawah, terdapat seorang
yeoja paruh baya. Mengenakan baju putih, tubuhnya bersinar. Aku terkejut saat
tau siapa dia, dia eommaku. Aku merasa ada yg perasaan mengganjal dihatiku, aku
khawatir terjadi apa apa dgn eomma disana.. Eomma
tersenyum kpdku seakan berkata bahwa aku harus menjaga diri baik-baik. Aku
balas senyumannya. Samar-samar aku melihat eomma. Dia menghilang dr
pandanganku. Tuhan, pertanda apa ini??
Perasaan
rindu muncul dihatiku, aku rindu orangtuaku. Aku rindu belaian kasih sayang mereka. Aku butuh perlindungan mereka. Selama ini
orangtuaku tak tau apa yg aku alami selama ini
"Tuhan,
lindungi orang tuaku!!" aku berdoa dlm hati
-tbc-
kritik da saran kalian sangat dibutuhkan
gamssa!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar