Chapter
1 #Prolog
Title
: Ghost in My Life
Genre
: horor, sad, school life
Cast
: "aku", LuHan
Author
: Khalistaengoo (@GGtaeng_jjang,
@khalistafm_)
Length
: Chapter
Disclaimer
: this story is mine. don't copy!!
NB :
-Don't
Be silent readers!!
-Repost??
coment+ijin+sertakan credit yg
lengkap
Ini ff pertama author, jadi mian kalo rada aneh+kagak nyambung. Harap maklum
Happy
Reading^^!!
Kubuka mataku perlahan, masih berat untuk membukanya.
Mengingat semalam aku sibuk membersihkan apartemenku hingga larut malam. Sudah
hal biasa bagiku sllu membersihkan apartemenku malam hari, karena keesokan
harinya aku harus sekolah pagi sekali. Jalanan Seoul sllu tdk bersahabat.
Apartemen?? Ya, aku tinggal di apartemen seorang diri.
Orang tuaku bekerja diluar negeri untuk menafkahiku. Mereka tdk ingin aku
tinggal sendiri dirumah. Jadi, apartemen ini adlh solusinya. Mungkin kalian akan mengira jika hidupku
sedamai itu. Tidak, itu salah! Sebenarnya hidupku selalu dipenuhi oleh
ketakutan dan kecemasan karena aku merasa selalu ada yg menggangguku. Lalu,
darimana aku mendapatkan uang?? Setiap bulan, orang tuaku sllu mengirimiku uang
utk biaya sekolah, biaya apartemen dan kebutuhanku
Seusai mandi, aku menyiapkan sarapan. Roti, buah-buahan dan
segelas susu hangat menjadi santapanku setiap pagi. Pagi ini, aku ada jadwal piket. Seusai sarapan, aku menyiapkan
mobil silverku. Aku pastikan mobilku tak ada masalah. Aku langsung menancap gas. Satpam apartemen membukakan gerbang
untukku
Aku menyusuri jalanan Seoul. Aku kendalikan mobilku dgn
kecepatan normal. Beberapa menit kemudian aku sampai disekolahku. Aku parkirkan
mobilku ditempat parkir yg sudah disediakan. Aku bersekolah di salah satu SMU paling elit di Seoul, aku
bersyukur orang tuaku mampu menyekolahkanku disini
Aku berlari kecil menyusuri koridor sekolah menuju kelasku.
Jam tanganku menunjukkan pukul 6.30 a.m. Aku tak mau terlambat piket karena
disini ada jam piket yg sdh ditentukan. Masih
ada bayak waktu sebelum jam piket usai. Aku hanya butuh waktu 15 menit untuk
membersihkan kelas yg berukuran big size ini. Seusai piket, aku menuju kantin untuk membeli cream sup karena aku
masih lapar. Tiba-tiba ada
seseorang yg menepuk pundakku dari blkg. Perlahan aku menengok, dan terlihat
sosok namja tinggi dgn senyum yg menawan. Dia Luhan, sahabatku yg aku sukai.
Dia selalu menemaniku kemanapun aku pergi.
-
-
-
Bel pulang berbunyi. Aku menyusuri koridor sekolah bersama
Luhan. Angin dingin berhembus menusuk tulang. Sial, aku lupa membawa jaket.
Luhan meminjamkan jaketnya untukku
"(namamu)-ah,
aku akan menginap dirumahmu malam ini" ucapnya sambil memakaikan jaket
dibadanku
"Tapi kau jangan berbuat macam-macam padaku,
ne??" ujarku
"Hahaha, tenang saja. Aku janji" dia mengedipkan
sebelah matanya, sungguh namja yg genit
Awan gelap menutupi matahari, mendung tiba. Angin bertiup
kencang. Kami bergegas menuju mobil. Luhan melajukan mobilku dgn kecepatan
tinggi. Saat perjalanan pulang,
aku melihat sosok wanita berjalan dipinggir jalan dgn rambut pjg menutupi
wajahnya dan baju yg lusuh. Aku merinding melihatnya. Aku mengalihkan
pandanganku ke layar ponselku. Ada sms dr nomor tak dikenal
From
: 010-546-XXX
PERJALANANMU
AKAN DIMULAI, (namamu)!!
"(namamu), gwenchanayo??" ujar Luhan
"ahh.." ujarku lirih sambil memegang kepalaku.
Aku lihat Luhan bergerak tak beraturan. Kepalaku pusing sekali. Lama kelamaan
menjadi gelap
-tbc- sampai sini dulu ya??
coment pendapat kalian ttg ff saya ini, kritik dan saran kalian sangat penting bagi author..
gamsahamnida^^!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar