Selasa, 18 Februari 2014

[FF | Chapter | Horror-Sad] Ghost in My life Chapter 2 #Teror

Chapter 2 #Teror
Title : Ghost in My Life
Genre : horor, sad, school life
Cast : "aku", LuHan
Author : Khalistaengoo (@GGtaeng_jjang, @khalistafm_)
Length : Chapter
Disclaimer : this story is mine. Don't copy
NB :
-Don't Be silent readers!!
-Repost?? like+ijin+sertakan credit yg lengkap
Happy Reading^^!!

Kubuka mataku perlahan, aku fokuskan pandanganku untuk melihat sekelilingku. Terlihat Luhan sdg menemaniku
"Luhan, eo.. eodiya??" tanyaku lirih mencoba untuk duduk
"(namamu), skrg kau ada dikamar apartemenmu. Tadi kau pingsan stelah membaca sms. Ini aku buatkan bubur ayam, dari tadi kau belum makan" ujar Luhan sambil menyuapiku
"Luhan, aku takut. Maukah kau menemaniku tidur malam ini??" tanyaku
"A apa?? Disini?? Tapi..."
"tenang, kau tinggal menarik bagian bawah sofa itu. Kau bisa tidur disitu. Aku sungguh ketakutan. Jebaaal" ujarku memotong ucapan Luhan
"baiklah" Luhan memelukku. Pelukannya membuatku tenang
"Bau apa ini?? Kau belum mandi ya??" ucapku menutup hidung mengejek
"Enak saja, aku sdh mandi sblum membuatkan bubur tadi. Kau yg belum mandi. Lekas mandi!" Luhan membantuku bangun. Aku pun segera mandi
Saat aku mandi, tiba tiba lampu kamar mandi 'berkedap-kedip'
"Yaak!! Luhaan-ah, jangan memainkan tombol lampunyaa!!" Luhan tak menjawab. Lampu ttp berkedap kedip
"Luhan, ini tak lucu!!" aku hampir menangis. Aku percepat mandiku hingga selesai. Saat aku bercermin, terlihat sosok yeoja dibelakangku. Spontan aku menjerit dan keluar dr kamar mandi
"(namamu), kau kenapa?? Wajahmu pucat sekali. gwenchana??" tanya Luhan
"aku, aku melihat sosok perempuan dikamar mandi. Dan lampu kamar mandi berkedap kedip. Apa kamu yg memainkan tombol lampunya??" ujarku ketakutan
"Annieyo!! dari tadi aku menonton TV. Duduklah, ceritakan padaku apa yg sebenarnya terjadi. Apa ada hubungannya dgn sms itu??" aku terkejut mendengar pertanyaan Luhan, apa dia membuka ponselku dan melihat pesannya??
"Maaf aku membuka smsmu. Karena ada 9 pesan masuk dr nmr yg tak dikenal" lanjut Luhan memberi ponselku. Aku melihat pesan itu

From : 010-546-XXX
HIDUPMU TAK AKAN DAMAI!!!

"Siapa yg menerorku?? Ada dendam apa dgnku?? Tuhaan!!!" Batinku. Tak terasa airmata mengalir dari sudut mataku
"(namamu), kenapa kau menangis?? Aku janji akan membantumu menyelesaikan masalah ini. Sudah, stop menangis. Cantiknya hilang" Luhan mengusap airmataku, dia mencoba untuk menghiburku. Tiba-tiba hujan turun deras, terdengar suara petir menggelegar. Kilat memantulkan cahayanya dikaca jendela. Terlihat bayangan hitam disana yg menggambarkan sosok yg besar dan tinggi. Spontan aku menjerit dan memeluk Luhan, aku menangis dipelukannya. Aku tdk berani melihat jendela lagi. Dia mencoba menenangkanku
"Luhan, aku takut. Jebaal, tolong jgn tinggalkan aku sendiri" aku masih memeluk Luhan erat
"Ne, aku akan disini menemanimu" Luhan membalas pelukanku, erat. Aku memberanikan diri untuk melihat sekelilingku. Kilatan cahaya meneringi seisi ruang. Perempuan misterius itu muncul lagi disudut ruangan. Luhan yg tak takut dgn hantu kembali mendekapku erat.
"(namamu)..." terdengar suara lirih memanggilku
"Lu, apa kau yg memanggilku??" tanyaku
"Anio!! dari tadi aku diam saja" ujar Luhan. Mataku terasa berat untuk dibuka
"Jika kau merasa mengantuk, tidurlah dibahuku" lanjut Luhan, aku pun tertidur dibahunya.
-
-
-
Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka sendiri, terlihat sosok yeoja membawa pisau tajam berlumuran darah datang menghampiri kami, seluruh tubuhnya berlumuran darah dan wajahnya sdh hancur. Dia berkata dgn suara yg mengerikan
"KAU AKAN MATIII!!! HIDUPMU TAK AKAN TENANG, (namamu)!!!"
"aaaaahhh, jebal jgn ganggu aku, jangan, jangaaaaaan" aku berteriak, dan aku terbangun dr tidurku. Ternyata itu hanya mimpi. Aku masih shock melihat kejadian td malam. Aku tak kuat menggerakkan kakiku, badanku masih lemas
"(namamu), kau tak apa?? Kebetulan hr ini libur. Kau istirahat saja, aku yg akan buatkan sarapan dan membersihkan apartemen ini" ucap Luhan sambil menggendongku ke tempat tidur
"Gomawo, Lu!! Kau shbt yg sangat baik. Tapi, aku ingin bersantai dibalkon" aku beranjak dr tempat tidur. Dan aku pergi menuju balkon. Saat aku lihat kebawah, terdapat seorang yeoja paruh baya. Mengenakan baju putih, tubuhnya bersinar. Aku terkejut saat tau siapa dia, dia eommaku. Aku merasa ada yg perasaan mengganjal dihatiku, aku khawatir terjadi apa apa dgn eomma disana.. Eomma tersenyum kpdku seakan berkata bahwa aku harus menjaga diri baik-baik. Aku balas senyumannya. Samar-samar aku melihat eomma. Dia menghilang dr pandanganku. Tuhan, pertanda apa ini??
Perasaan rindu muncul dihatiku, aku rindu orangtuaku. Aku rindu belaian kasih sayang mereka. Aku butuh perlindungan mereka. Selama ini orangtuaku tak tau apa yg aku alami selama ini
"Tuhan, lindungi orang tuaku!!" aku berdoa dlm hati
-tbc-
kritik da saran kalian sangat dibutuhkan
gamssa!!!


Senin, 17 Februari 2014

Lyric of Hari-Gwiyomi Song











Hari-Gwiyomi Song
Choko meopin han jogak sikyeonoko
Gosohan uyuhanjaneul gidaryeoyo
Oppahago nahago kkok maju anjaseo
Seoro sonbadak wie yeppeun nakseoreul hajyo
Hannun paljima nuga mworaedo naekkeo (naekkeo)
Dareun yeojarang maldo seokkjima nan nikkeo (nan nikkeo)
Saekki songarak geolgo kkok yaksokhaejwoyo
Jeoldae na honja naebeoryeo duji ankiro
Ildeo hagi ileun gwiyomi, ideo hagi ineun gwiyomi
Samdeo hagi sameun gwiyomi, gwigwi gwiyomi gwigwi gwiyomi
Sadeo hagi sado gwiyomi, odeo hagi odo gwiyomi
Yukdeo hagi yugeun jjokjjokjjokjjokjjokjjok gwiyomi nan gwiyomi
Hannun paljima nuga mworaedo naekkeo (naekkeo)
Dareun yeojarang maldo seokkjima nan nikkeo (nan nikkeo)
Saekki songarak geolgo kkok yaksokhae jwoyo
Jeoldae na honja naebeoryeo duji ankiro
Hana dul set nun gamgo naege dagawa
Du soneuro nae boreul manjimyeo ppoppoharyeoneun
Geu ipsul makgoseo
Ildeo hagi ileun gwiyomi, ideohagi ineun gwiyomi
Samdeo hagi sameun gwiyomi, gwigwi gwiyomi gwigwi gwiyomi
Sadeo hagi sado gwiyomi, odeo hagi odo gwiyomi
Yukdeo hagi yugeun jjokjjokjjokjjokjjokjjok gwiyomi nan gwiyomi
Hannun paljima nuga mworaedo naekkeo (naekkeo)
Dareun yeojarang maldo seokkjima nan nikkeo (nan nikkeo)
Saekki songarak geolgo kkok yaksokhae jwoyo
Jeoldae na honja naebeoryeo duji ankiro
Jeoldae na honja naebeoryeo duji ankiro

[FF | Chapter | Horor,Sad] Ghost in My Life Chapter 1 #Prolog

Chapter 1 #Prolog
Title : Ghost in My Life
Genre : horor, sad, school life
Cast : "aku", LuHan
Author : Khalistaengoo (@GGtaeng_jjang, @khalistafm_)
Length : Chapter
Disclaimer : this story is mine. don't copy!!
NB :
-Don't Be silent readers!!
-Repost?? coment+ijin+sertakan credit yg lengkap
Ini ff pertama author, jadi mian kalo rada aneh+kagak nyambung. Harap maklum
Happy Reading^^!!

Kubuka mataku perlahan, masih berat untuk membukanya. Mengingat semalam aku sibuk membersihkan apartemenku hingga larut malam. Sudah hal biasa bagiku sllu membersihkan apartemenku malam hari, karena keesokan harinya aku harus sekolah pagi sekali. Jalanan Seoul sllu tdk bersahabat.
Apartemen?? Ya, aku tinggal di apartemen seorang diri. Orang tuaku bekerja diluar negeri untuk menafkahiku. Mereka tdk ingin aku tinggal sendiri dirumah. Jadi, apartemen ini adlh solusinya. Mungkin kalian akan mengira jika hidupku sedamai itu. Tidak, itu salah! Sebenarnya hidupku selalu dipenuhi oleh ketakutan dan kecemasan karena aku merasa selalu ada yg menggangguku. Lalu, darimana aku mendapatkan uang?? Setiap bulan, orang tuaku sllu mengirimiku uang utk biaya sekolah, biaya apartemen dan kebutuhanku
Seusai mandi, aku menyiapkan sarapan. Roti, buah-buahan dan segelas susu hangat menjadi santapanku setiap pagi. Pagi ini, aku ada jadwal piket. Seusai sarapan, aku menyiapkan mobil silverku. Aku pastikan mobilku tak ada masalah. Aku langsung menancap gas. Satpam apartemen membukakan gerbang untukku
Aku menyusuri jalanan Seoul. Aku kendalikan mobilku dgn kecepatan normal. Beberapa menit kemudian aku sampai disekolahku. Aku parkirkan mobilku ditempat parkir yg sudah disediakan. Aku bersekolah di salah satu SMU paling elit di Seoul, aku bersyukur orang tuaku mampu menyekolahkanku disini
Aku berlari kecil menyusuri koridor sekolah menuju kelasku. Jam tanganku menunjukkan pukul 6.30 a.m. Aku tak mau terlambat piket karena disini ada jam piket yg sdh ditentukan. Masih ada bayak waktu sebelum jam piket usai. Aku hanya butuh waktu 15 menit untuk membersihkan kelas yg berukuran big size ini. Seusai piket, aku menuju kantin untuk membeli cream sup karena aku masih lapar. Tiba-tiba ada seseorang yg menepuk pundakku dari blkg. Perlahan aku menengok, dan terlihat sosok namja tinggi dgn senyum yg menawan. Dia Luhan, sahabatku yg aku sukai. Dia selalu menemaniku kemanapun aku pergi.
-
-
-
Bel pulang berbunyi. Aku menyusuri koridor sekolah bersama Luhan. Angin dingin berhembus menusuk tulang. Sial, aku lupa membawa jaket. Luhan meminjamkan jaketnya untukku
"(namamu)-ah, aku akan menginap dirumahmu malam ini" ucapnya sambil memakaikan jaket dibadanku
"Tapi kau jangan berbuat macam-macam padaku, ne??" ujarku
"Hahaha, tenang saja. Aku janji" dia mengedipkan sebelah matanya, sungguh namja yg genit
Awan gelap menutupi matahari, mendung tiba. Angin bertiup kencang. Kami bergegas menuju mobil. Luhan melajukan mobilku dgn kecepatan tinggi. Saat perjalanan pulang, aku melihat sosok wanita berjalan dipinggir jalan dgn rambut pjg menutupi wajahnya dan baju yg lusuh. Aku merinding melihatnya. Aku mengalihkan pandanganku ke layar ponselku. Ada sms dr nomor tak dikenal

From : 010-546-XXX
PERJALANANMU AKAN DIMULAI, (namamu)!!

"(namamu), gwenchanayo??" ujar Luhan
"ahh.." ujarku lirih sambil memegang kepalaku. Aku lihat Luhan bergerak tak beraturan. Kepalaku pusing sekali. Lama kelamaan menjadi gelap

-tbc- sampai sini dulu ya??

coment pendapat kalian ttg ff saya ini, kritik dan saran kalian sangat penting bagi author..
gamsahamnida^^!!


Lyric SNSD-Everyday Love (English Translation & Romanized)


SNSD-Everyday Love
 
 Romanized :
 Forever
Anata kara call my name
Ikigaitsu what did you say?
Kigoe nai furi mata kiki tagute
Mimi wo toku sukuru
Kaze gasure tekuru
Mono ga tari no hajimari hajimari
Anata no echo echo echo,
Anata no koe koe koe
Sakiho goro hana no, youni
Everyday you’re in my heart
Monday, yume oki kasete
Tuesday, mo kuchi kakute
Tto wednesday shiranai, anata wa shiritai
Thursday, oshi nine kai o
Friday, yume omi sasete
Kko meto nai omoi ga furu yo, tsu you everyday love
Wednesday by my side
Itsuko nante iranai
Itsu mono youni forever
Sora omi age together
(together forever, forever)
Monday, tuesday ame moyou
Wednesday, thursday furi tsuzui temo
Friday, saturday, sunday kumo no kira nankara sunshine
Anata no sekai sekai sekai,
Anata no mirai mirai mirai
Kibiki o melody, no youni
Everyday you’re in my heart
Monday, yume osa kasete
Tuesday, motto oki you
No wednesday ama nai, ame nanka dai janai
Thursday, tsu kini o tai youni
Friday, yume oka nanete
Tsu nanreru omoi ga furu yo, tsu you everyday love
How ka nakute setsu mai ne
It’s a little twinkle star
Your wish is in the far
Aya ko moku monday, tuesday i’ll be there
Wednesday thursday loving you more
Friday saturday sunday oshi nai ai naka natte e
Everyday everyday love
Everyday love
Monday, yume oki kasete
Tuesday, mo kuchi kakute
Tto wednesday shiranai, anata wa shiritai
Thursday, oshi nine kai o
Friday, yume omi sasete
Kko meto nai omoi ga furu yo, tsu you everyday love
Everyday everyday love

English Translation :
Forever
You call my name
“Let’s go back”
What did he just say
I pretended not to hear you
So you could repeat it again
It makes me shiver
The wind makes me shiver
The story begins begins
You’re smile smile smile
You’re voice voice voice
Like a blooming flower
Everyday you’re in my heart
Monday let me hear your dream
Tuesday we’ll be closer
Wednesday I don’t know you but I want to know more about you
Thursday I wish upon a star
Friday let me see you in my dreams
An unstoppable feeling is coming
To you everyday love
Yes, stay by my side
We don’t need a promise
As usual, forever we’ll look up to the sky together (together forever forever)
Monday Tuesday it’s raining
Wednesday Thursday If it keeps raining
Friday Saturday Sunday there will be a sliver of sunshine
You’re world world world
You’re future future future
I want to hear you like a melody
Everyday you’re in my heart
Monday let this dream bloom
Tuesday this dream will be bigger
Wednesday the rain will when your tears stop
Thursday the moon and the sun will come out
Friday we’ll play in my dreams
My feelings for you are overflowing like a shower
To you everyday love
Fragile and painful
It’s a little twinkle star
Your wish is in the far
With love, Monday Tuesday I’ll be there
Wednesday Thursday loving you more
Friday Saturday Sunday I will love you more and more
(Everyday everyday love everyday everyday love)
Monday let me hear your dream
Tuesday we’ll be closer
Wednesday I don’t know you but I want to know more about you
Thursday I wish upon a star
Friday let me see you in my dreams
An unstoppable feeling is coming
To you everyday love (everyday everyday love)

Translation Credits: @LAest94
Romanizations by: kpoplyrics.net
Just Repost^^

Minggu, 16 Februari 2014

[Re-Post] FF Horor/Oneshoot-House of Haunted

NB : Sebenarnya ff ini pernah di post di http://crusaderminwoo.wordpress.com jadi saya hanya repost aja buat ngingetin...

Author : Sendilla Humaira ‘-’

Title : House Of Haunted

Cast : Lee Taemin, Lee Yeon Jo, Byun Baekhyun, Byun Ji Young.

Other Cast : Byun So Yoon (OC), Byun Il Hoon, Lee Gikwang, Kevin Woo

Genre : Haunted, Horror, Killer.

Rating : General

DANGER!!!!
No Children Under 5 years old /LOL

—————-

[2011]

Author PoV

“Lee Taemin Oppa!!! Tunggu Aku!” Seru Yeon Jo yang tengah Mengejar Namja Yang bernama Lee Taemin dengan Sepedanya.
“Kau Akan Kalah! Dan Ingat Janji mu!! Hahaha” Taemin mengayuh sepedanya dengan lebih cepat. Sampai Di Suatu Rumah Tua, Taemin memberhentikan sepedanya dengan tiba-tiba. Yeon Jo yang tidak sempat memberhentikkan sepedanya, menabrak Sepeda Taemin.

BRAKK!!
Yeon Jo menabrak Taemin yang berhenti di tengah jalan.

“A-aigo! Kaki ku!!” Yeon Jo menggeser Sepeda Taemin yang menghimpit kakinya.
“Itu Rumah yang sangat Tua!” Gumam Taemin mendekati Rumah tua yang sudah berlendir dan banyak Tumbuhan jalar menempel di dinding Rumah Tua itu.

“YA! Oppa, Ku Perintahkan untuk segera menjauh dari Rumah Angker itu!” Bentak Yeon Joo.
Taemin mengabaikan perkataan Yeon Jo dan malah semakin mendekat dengan Rumah Angker.

“LEE TAEMIN, JAUHI RUMAH ITU SEKARANG!!” Yeon Jo memungut kerikil dan melemparkan nya pada Taemin.
“YA! aku hanya ingin melihat-lihat. Aku tidak akan macam-macam.” Taemin berlari menaiki tangga Rumah Angker itu.

Yeon Jo PoV

“LEE TAEMIN, JAUHI RUMAH ITU SEKARANG!!” Ku Pungut beberapa kerikil dan melemparkan nya pada Taemin.
“YA! aku hanya ingin melihat-lihat. Aku tidak akan macam-macam.” Taemin berlari menaiki tangga Rumah tua itu.

kuputar bola mataku menandakan ‘terserah lah’ dan mataku menangkap Sebuah Ayunan Berwarna Merah Jambu Pekat dan berpita Polkadot. Entah kenapa aku ingin sekali menaiki Ayunan itu.

“Hey~ Aku tau kau Ingin menaiki Ayunan itu kan. ” Teriak Taemin menyadarkan ku.
“Memang. Tapi Entahlah.” Jawabku Singkat. Taemin mengangguk tanda mengerti.

“Rumah Kediaman Keluarga Byun. Nomor 13. Arena Selatan, Seoul. Hmm..” Ucap Taemin. Dia membuka Tas nya dan mengeluarkan Pulpen dan Secarik Kertas.
“Hey, Oppa. Apa yang kau lakukan?” Tanya ku sambil berteriak dan menaiki tangga. Kuhampiri dimana Taemin sedang menulis.
“Apa Itu?” Sambung ku lagi.
“Entahlah, Aku Hanya menulis Tulisan yang Ada disana.” Tunjuk Taemin.

“Rumah Kediaman Keluarga Byun. Nomor 13. Area Selatan, Seoul? Untuk Apa kau menulisnya?” Tanyaku dengan Rasa Penasaran.

Author PoV

“Tidak tau. Mana tau ada suatu Misteri pada Rumah Ini.” Katanya sambil mengambil ponselnya.
“Disini Tidak ada jaringan” kata Yeon Jo. Taemin menatap Yeon Jo dengan pandangan aneh.

TES. BLASH!!!

“Mwo?! Kenapa bisa Hujan?” Pekik Yeon Jo.
“Sepertinya kita harus berteduh didalam Rumah Ini.” Usul Taemin
“Tidak, Tidak dan Tidak Akan pernah. Rumah Ini Berhantu!” Teriak Yeon Jo duduk ditepian Beranda.

“Disini Dingin! Aku Ingin Kedalam!” Taemin nekat menekan Tombol Bel Rumah itu.
“YA! Jang…” Kata-kata Yeon Jo terputus.

KREK.
Pintu Rumah itu terbuka sendirinya. Dari Luar terlihat ada Api Unggun menyala di Perapian.

“Lihat. Rumah Ini Tidak berhantu.” Kata Taemin melangkah masuk.
“T-tapi…” Yeon Jo memegang Tangan Taemin.
“Semuanya akan baik-baik saja.” Taemin melepaskan Genggaman Yeon Jo dan lanjut melangkah, memasuki Rumah Tua.

Yeon Jo melihat Punggung Taemin yang ber-angsur2 menghilang di balik Gelapnya Rumah tersebut.

“Entah Listriknya padam atau memang sengaja dimatikan?” Pertanyaan aneh berkumpul di kepala Yeon Jo, Seakan Pertanyaan itu didesak untuk dijawab.
“Entahlah..” Gumam Yeon Jo.

15 menit Yeon Jo duduk diberanda Rumah Tua itu, Hujan belum berhenti.

“Aku Sebaiknya Mencari oppa.” Yeon Jo memberanikan diri memasukki Ruangan Depan Rumah kediaman keluarga byun.
“Oppa. Dimana kau? Oppa!!” Teriak Yeon Jo. Tetapi orang yg dipanggil malah tidak menyaut.
“Yeon Jo…” Bisik seseorang.
“Oppa! Jangan membuat ku Takut. Keluar lah sekarang!” Bentak Yeon Jo.
“Yeon Jo..” Yeon Jo merasakan ada yang meniup-niup Lehernya dan membuat Yeon Jo Merinding.
“Baiklah Oppa! Jangan Main-main!” Yeon Jo mengusap air matanya karena ketakutan.

PRANG.

“KYAAAAA!!! A-apa itu?” Yeon Jo merunduk dan menutup telinganya. Ia membuka matanya dan melihat seekor Kucing menjatuhkan Gelas yang ada dimeja.
“Syukurlah bukan apa-apa.” Gumam Yeon Jo menarik Napas Lega.

Yeon Jo kembali menelusuri Rumah Berhantu yang baru ia masuki.

“Ah! Aku Baru Ingat kalau aku punya senter!” Ucap Yeon Jo menggeledah tas punggungnya.
“Ini dia!” Sambungnya. Yeon Jo menghidupkan lampu senter dan kembali menelusuri tempat seram tersebut.

Yeon Jo Berhenti disebuah Lemari Yang memajang Beberapa Foto. Apakah ini Keluarga Byun? Gumamnya.
Ia mengambil beberapa foto dan melihatnya dengan seksama.

Yeon Jo PoV

“Foto ini sudah agak buram. Dan…”

DEG!

“Apa Ini? Kenapa Jantung ku berdetak lebih kencang daripada biasanya.”

Kulihat Foto Yang Kupegang. Terdapat 1 Keluarga Kecil tengah Tersenyum bahagia di foto itu. Mereka Terlihat cantik dan tampan.

“Hey. Rasanya aku pernah bertemu dengan namja ini. Tapi dimana?” Pertanyaan aneh mulai memenuhi otakku.

GRAB.

“KYAAA!! LEPASKAN AKU. HA-HANTU!!!” Pekik ku.
“Hey, Bodoh. Ini Aku Taemin!”
“YA! OPPA! KAU MENGAGETKAN KU!!!” Kupukul pundaknya dengan Foto yang ada ditanganku.
“YA! YA! Stop! Ayo Kita Pulang. Kurasa Ibu Sudah mengkhawatirkan kita.” Katanya.
“Baiklah. Ayo Kita berlomba siapa yang sampai disana terlebih dahulu akan Menang!” Sambung Taemin.
“Baiklah!”

Ku Berlari secepatnya. Taemin memimpin. Tidak! Aku tidak boleh kalah!
Tapi Tunggu, kenapa Taemin-Oppa malah berlari ke arah sebuah Ruangan. Kenapa?
Entah. Akan ku ikuti dia.

“Oppa. Kenapa kau berlari kemari? Apa kau tidak takut kalau aku mendahuluimu? Haha” candaku. Taemin Oppa mendekat.
“Ayo, Oppa. Kita Harus Pulang. Eomma sudah membuatkan masakan kesukaanmu.” Kutarik tangannya.

Tapi..

“O-Oppa. Ke-kenapa tanganmu Di-dingin Sekali?”
“Yeon Jo… Apa Kau Ingin Ikut denganku?” Namja yang kukira Taemin-Oppa memperlihatkan wajahnya. Ia memelukku dan memegang kepalaku.
“YA!! S-siapa kau?” Tanya ku memberontak.
“Tinggal disini bersamaku dan Dunia adalah milik kita berdua.” Ucapnya mencium bibirku.
“Apa Yang Kau Lakukan!” Kudorong tubuhnya.
“Dan Jangan Pernah coba-coba melakukan Itu Lagi!” Kutampar Mukanya yang dingin itu.

BRAK.
Pintu Ruangan Itu Tiba-tiba tertutup dengan keras.

“Hey Kau, Biarkan aku keluar!” Kutarik-tarik gagang pintu itu dan hasilnya nihil. Pintu Itu Terkunci seperti Disegel oleh Makhluk Halus.
“Tetaplah Disini bersamaku, aku akan membahagiakan mu, Byun Yeon Jo.” Katanya memegang muka ku.
“Siapa yang menyuruh mu…” Tiba-tiba ku terdiam.

Ku tatap matanya yang berwarna Merah Pekat itu, tanpa sadar aku sudah mengangguk bertanda aku bersedia tinggal disini bersamanya.
Entah apa yang kurasakan, Seluruh Tubuhku Mendingin. Seketika Aku Telah menjadi Bagian dari Mereka.

Taemin PoV

Mustahil! Yeon Jo Sudah sampai didepan? Tapi tadi aku Melihatnya memasukki Sebuah Ruangan! Ah, pokoknya aku harus mengejar Yeon Jo!

Kuambil sepedaku dan mengayuhnya secepat yg ku bisa.

“Yeon Jo! Tunggu! Yeon Jo!” Teriakku. Yeon jo malah tak mendengarkan ku. Ia tetap mengayuh.

“LEE YEON JO!” Teriakku untuk yang terakhir kalinya sebelum aku Ditabrak Sebuah Mobil Tangki Minyak yang entah darimana asalnya.

————————-

[2012]

Setahun Kemudian.
Dua Bocah bernama Gikwang dan Kevin sedang membicarakan Sesuatu didepan Rumah Kediaman Keluarga Byun.

Gikwang : “Hey, Apa Kau Ingat Kejadian 1 Tahun yang lalu Dirumah Tua Ini?”
Kevin : “Err..Kejadian yang mana?”
Gikwang : “YA! *menjitak kepala Kevin* kukira kau tahu!”
Kevin : “Aku Baru Ingat! Tentang Kematian Anak Keluarga Lee Kan?”
Gikwang : “Kabarnya, Yeoja bernama Lee Yeon Jo itu dibawa Oleh Arwah Byun Baekhyun kan?”
Kevin : “Iya! Dan Yang Namja dikabarkan ditabrak Mobil saat mengejar Adiknya kan?”
Gikwang : “Bukan. Adiknya Dibawa Arwah Byun Baekhyun! Dan Yang Dikejar Lee Taemin Itu Noonanya, Baekhyun, Byun Jiyoung.”
Kevin : “Memangnya kenapa mereka Mati?”
Gikwang : “Entahlah. Menurut Cerita Yoseob, Mereka Meninggal gara-gara dibunuh Ayahnya, Byun Il Hoon. Ayahnya Frustasi Karena Nyonya Byun So Yoon meninggal dalam kecelakaan Kerja. Dan Dia menjadi gila dan menggantung kedua anaknya.”
Kevin : “Apa kau Yakin!?!?! Apa Pun yang terjadi aku tidak ingin seperti mereka!”
Gikwang : “Aku Juga!”

KREK.
Pintu Rumah Itu Kembali Terbuka, sama seperti kejadian 1 tahun yang Lalu yang menewaskan 1 orang Namja dan 1 Yeoja Hilang.

Gikwang & Kevin : “KA-KABURRR!!!!”

- THE END -

Endingnya Ngawur? Biarin.

–NO PLAGIARIST!!–
–Dont Not Copy Without Full Credit–

You Can Find Me Here, In This Link :
- Facebook : http://facebook.com/UchihaTheriorha | [Uchiha Dilla Rezpector]

- Twitter : http://twitter.com/YOSEOB1608 | [@YOSEOB1608]
GOMAWOOO :3
Cr : http://crusaderminwoo.wordpress.com

Lyric of SNSD-Diamond

"SNSD-Diamond"

[Tiffany] When the snow begins to fly, above the smoky, smoky sky, you came
Along like a snowflake, and brightened up my day
[Taeyeon] There is just one thing I need on this snowy winter day
Call me a fool to love you, but I want nothing but you

[Sooyoung] All I have to hear your voice, the one that brings me joy
[Seohyun] And your warmth slowly wraps around my heart... boy, can't you see?

[All] The lights are shining on me, and it's like a diamond
I'm spinning around, rocking around like a diamond

[Yuri] That's because I'm filled with emotions

[Jessica] Everybody's waiting for the holidays
Candies and toys of silver trays
And there is one thing special... Boy, you are my present
[Sunny] There is just one thing I need on this snowy winter day
Call me a fool to love you, but I want nothing but you

[Yoona] All I have to hear your voice, the one that brings me joy
[Yuri] And your warmth slowly wraps around my heart... boy, can't you see?

[All] The lights are shining on me, and it's like a diamond
I'm spinning around, rocking around like a diamond

[Hyoyeon] That's because I'm filled with emotions
[Sunny] That's because I'm filled with emotions

[Seohyun] You're shining, you're gleaming
Oh, you melt me like white snow, oh
[Tiffany] You're shining, you're gleaming
[Taeyeon] And your warmth slowly wraps around my heart
Boy, can't you see! ~

[All] The lights are shining on me, and it's like a diamond
I'm spinning around, rocking around like diamonds

[Jessica] To your heart~

[All] The lights are shining on me, and it's like a diamond
I'm spinning around, rocking around like a diamond

[Jessica] That's because I'm filled with emotions
[Tiffany] That's because I'm filled with emotions

Lyric of Lorde-Royals

 



















"Lorde-Royals"

I've never seen a diamond in the flesh
I cut my teeth on wedding rings in the movies
And I'm not proud of my address,
In a torn-up town, no postcode envy

But every song's like gold teeth, grey goose, trippin' in the bathroom
Blood stains, ball gowns, trashin' the hotel room,
We don't care, we're driving Cadillacs in our dreams.
But everybody's like Cristal, Maybach, diamonds on your timepiece.
Jet planes, islands, tigers on a gold leash.
We don't care, we aren't caught up in your love affair.

And we'll never be royals (royals).
It don't run in our blood,
That kind of luxe just ain't for us.
We crave a different kind of buzz.
Let me be your ruler (ruler),
You can call me queen Bee
And baby I'll rule, I'll rule, I'll rule, I'll rule.
Let me live that fantasy.

My friends and I~~we've cracked the code.
We count our dollars on the train to the party.
And everyone who knows us knows that we're fine with this,
We didn't come from money.

But every song's like gold teeth, grey goose, trippin' in the bathroom.
Blood stains, ball gowns, trashin' the hotel room,
We don't care, we're driving Cadillacs in our dreams.
But everybody's like Cristal, Maybach, diamonds on your timepiece.
Jet planes, islands, tigers on a gold leash
We don't care, we aren't caught up in your love affair

And we'll never be royals (royals).
It don't run in our blood
That kind of luxe just ain't for us.
We crave a different kind of buzz.
Let me be your ruler (ruler),
You can call me queen Bee
And baby I'll rule, I'll rule, I'll rule, I'll rule.
Let me live that fantasy.

Ooh ooh oh
We're bigger than we ever dreamed,
And I'm in love with being queen.
Ooh ooh oh
Life is great without a care
We aren't caught up in your love affair.

And we'll never be royals (royals).
It don't run in our blood
That kind of luxe just ain't for us.
We crave a different kind of buzz
Let me be your ruler (ruler),
You can call me queen Bee
And baby I'll rule, I'll rule, I'll rule, I'll rule.
Let me live that fantasy